Berita Umum

Krisis Air hingga Karhutla Melanda, Ratusan Warga Blambangan Umpu Gelar Sholat Memohon Hujan

×

Krisis Air hingga Karhutla Melanda, Ratusan Warga Blambangan Umpu Gelar Sholat Memohon Hujan

Share this article

BLAMBANGAN UMPU – Pemerintah Kecamatan Blambangan Umpu bersama elemen masyarakat menggelar Sholat Istisqa berjamaah di Lapangan Pendopo Kelurahan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, Selasa (15/9/2026). Langkah spiritual ini diambil guna menyikapi dampak kekeringan akibat kemarau panjang yang memicu krisis air bersih, kabut debu, hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam beberapa bulan terakhir.

Dampak musim kemarau tidak hanya dirasakan oleh warga, tetapi juga mengancam kelangsungan hewan ternak seperti sapi dan kambing yang mulai kesulitan mendapatkan pakan hijau. Mengusung tema “Memperbanyak Istighfar Memohon Rahmat dari Allah dan Bersama Menjaga Amanah serta Melestarikan Lingkungan”, ibadah ini ditujukan sebagai bentuk ikhtiar spiritual bersama.

Rangkaian Sholat Istisqa berlangsung dengan khusyuk, khidmat, dan lancar. Prosesi sholat dipimpin oleh Ustadz Alfhard selaku imam, sedangkan khotbah disampaikan oleh Ustadz Nurul Huda.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah dan masyarakat menundukkan hati seraya memohon agar Allah SWT menurunkan hujan yang membawa keberkahan. Terkikisnya dampak kekeringan diharapkan mampu memulihkan aktivitas warga serta menopang berbagai sektor kehidupan yang sempat terdampak.

Ibadah berjamaah ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimca, di antaranya unsur TNI dari Koramil Blambangan Umpu, Bhabinkamtibmas dari Polsek setempat, Camat beserta jajaran staf, Lurah, para tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi kemasyarakatan, serta ratusan guru dan pelajar.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh khatib dan diikuti seluruh jamaah. Warga berharap kemarau panjang segera berlalu dan hujan yang penuh berkah melimpah di seluruh penjuru wilayah Kecamatan Blambangan Umpu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *