Way Kanan – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Silaturahmi Ramadan yang digelar Palang Merah Indonesia (PMI) dan Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Way Kanan Tahun 1447 H, di Camp Taruna Café & Resto, Kampung Umpu Bhakti Kecamatan Blambangan Umpu, Selasa (03/03/2026) sore.
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., Sekretaris Daerah Kabupaten, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., Ketua Dharma Wanita, Dhelya Machiavelli, Ketua PMI sekaligus ICMI Kabupaten Way Kanan, H. Raden Adipati Surya, S.H., M.M., serta jajaran Pengurus PMI dan ICMI Kabupaten Way Kanan.
Bupati Way Kanan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan silaturahmi yang diinisiasi oleh PMI dan ICMI Kabupaten Way Kanan. Menurutnya, kolaborasi dua organisasi strategis tersebut menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kebersamaan serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.
Bupati menegaskan bahwa PMI memiliki peran penting dalam bidang kemanusiaan, penanggulangnan bencana, pelayanan sosial, dan donor darah, sementara ICMI berkontribusi dalam penguatan pemikiran, pendidikan, dan pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai-nilai keislaman dan intelektualitas. Sinergi kedua organisasi ini dinilai sangat relevan dalam mendukung agenda pembangunan Kabupaten Way Kanan.
“Pemerintah Kabupaten Way Kanan menyambut baik dan mendukung penuh program-program kerja PMI dan ICMI yang selaras dengan prioritas pembangunan daerah. Silaturahmi seperti ini bukan hanya mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat”, ujar Bupati Ayu.
Beliau juga berharap ke depan PMI dan ICMI menghadirkan program-program yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam bidang kemanusiaan, pendidikan, dan penguatan karakter generasi muda.
Lebih lanjut, Bupati Ayu menegaskan bahwa Pemerintah Daerah membuka ruang komunikasi dan kerja sama seluas-luasnya dengan seluruh organisasi kemasyarakatan, termasuk PMI dan ICMI, sebagai mitra strategis pembangunan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen.
